Pengertian SEM

SEM merupakan salah satu metode berbayar yang ada di search engine metode ini tidak kalah penting dengan metode SEO. SEM (search engine marketing) cara yang dilakukan SEM ini adalah kita membayar ke google sejumlah uang,lalu Google memberikan website kita tempat teratas,sehingga dapat lebih mudah diakses oleh user. Namun harga dari tiap keyword berbeda-beda dan tingkat persaingannya juga berbeda-beda dan karena ittulah kita harus jeli dalam menentukan keyword yang tepat.

Harga yang ditentukan oleh setiap mesin pencari biasanya berdasarkan indikator PPC (Pay per click). Apa yang dimaksud dengan pay per click? Artinya kita membayar sejumlah uang kepada google berdasarkan berapa kali iklan kita di klik. Misalkan kesepakatan kita dengan Google adalah harga dari per klik Rp 500,00,jika ada yang mengklik iklan kita sebanyak 500 orang maka kita harus membayar sejumlah Rp 250.000,00 kepada google.

Langkah-langkah untuk menggunakan SEM

perumpamaan sem
  • Buat akun di Google ads
    Google ads adalah salah satu tools yang disediakan oleh google untuk mengaktifkan SEM.Pertama-tama buat akun di google ads terlebih dahulu.
  • Riset Keyword yang akan diiklankan
    Kalian bisa menggunakan google keyword planner sebagai tools untuk meriset keyword kalian. Google keyword planner bisa diakses jika kalian sudah membuat akun Google ads. Sebisa mungkin kalian harus mencari keyword yang volume pencarian per bulannya tinggi dan harga rata-rata PPC tidaklah besar
  • Buat format iklan
    Setelah menentukan keyword yang akan di target,maka langkah selanjutnya adalah membuat tampilan iklan kalian di Google.Kalian akan disuruh untuk mengisi apa saja headline dan body dari iklan kalian.
  • Tentukan harga untuk iklan kalian
    Di langkah kedua dalam riset keyword,rata-rata harga dari sebuah keyword akan menjadi patokan kalain dalam menentukan harga PPC. Google menggunakan sistem lelang dalam menentukan harga final. Harga rata-rata dari keyword dapat digunakan sebagai acuan kalian dalam melakukan penawaran.
  • Pantau selalu iklan kalian
    Setelah harga yang diajukan oleh kalian disetujui oleh google,selalu pantau terus perkembangan iklan kalian,Google menyediakan tools juga untuk memantau perkembangan iklan,tools tersebut merupakan Google Analytics disana kalian bisa melihat berapa orang yang mengklik iklan kalian,berapa lama website kalian dilihat setelah user mengklik iklan kalian.

Tools-tools yang digunakan

  • Google ads
  • Google analytics
  • Tools-tools untuk riset keyword (Ubersuggest,keyword.io,ahrefs dan lain-lain)

Apa Keuntungan yang didapat dari SEM

Berikut beberapa keuntungan dari SEM untuk bisnis anda!

contoh sem

Tidak perlu biaya banyak untuk memulai

SEM bisa dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya yang banyak,seperti perumpamaan di atas kalian bisa mendatangkan 500 orang hanya dengan harga 250.000,00 saja! Berbeda jika kita melakukan pemasaran secara offline yang membutuhkan biaya berjuta-juta.

Mengapa begitu? SEM hanya akan ada di peringkat 1 hasil pencarian Google jika kita membayar,beda halnya dengan SEO yang organik. Hasil dari SEO sendiri juga bisa tahan jangka panjang karena SEO sendiri mengedepankan kualitas suatu website dan hal itu tentunya akan berguna untuk jangka panjang. Meskipun SEO membutuhkan waktu yang cukup lama,namun hasil yang diberikan oleh SEO sangatlah bernilai tinggi dibanding SEM.

Bisa menentukan target audience

Dengan menggunakan SEM,kalian bisa dengan mudah menargetkan customer dengan berbagai kriteria,seperti pria/wanita berumur 21-30 tahun,tinggal di Jakarta,mempunyai hobi untuk berolahraga. Lebih efisien dan menarik bukan? KIta tidak perlu mengeluarkan banyak uang hanya demi menjangkau orang yang tidak tertarik dengan produk kita.

Sebelum mempraktikkan SEM,penting juga bagi kita untuk mengetahui persona dari audience kita.Dengan kita mengetahui persona audience kita,kita dapat lebih mudah menargetkan orang-orang yang cocok dengan bisnis kita.

Brand awareness meningkat

Jika kita menggunakan SEM,menurut penelitian Google brand awareness juga bisa meningkat. Mengapa begitu? Bayangkan jika kalian sedang mencari sesuatu di Google dan kalian melihat terus menerus brand yang sama muncul di hasil pencarian paling atas,tentunya kalian akan aware kan dengan brand tersebut? Kira-kira begitulah perumpamaan nya.

Kalaupun mereka mengetik nama brand competitor anda,tetap saja brand anda yang muncul di halaman pertama karena brand anda sudah membayar untuk posisi tersebut,dan akhirnya user penasaran dan akhirnya mengklik website anda.

Konversi meningkat

Pengunjung terus betambah,maka otomatis konversi pun akan terus meningkat. Tujuan utama dari marketing mau bagaimanapun adalah sales. Namun alangkah baiknya tidak selalu terpatok dengan sales,konversi bisa berartikan hal-hal lain seperti pelanggan subscribe ke newsletter kalian dan masih banyak lagi alternatif konversi lainnya.

Hasil relatif lebih cepat dibanding SEO

Hasil yang dihasilkan oleh SEM bisa langsung kelihatan,berbanding terbalik dengan SEO yang membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk muncul di peringkat 1 Google. Namun pada kenyataanya SEM hanyalah berguna untuk jangka pendek sedangkan SEO bermanfaat untuk jangka panjang.

Mengapa begitu? SEM hanya akan ada di peringkat 1 hasil pencarian Google jika kita membayar,beda halnya dengan SEO yang organik. Hasil dari SEO sendiri juga bisa tahan jangka panjang karena SEO sendiri mengedepankan kualitas suatu website dan hal itu tentunya akan berguna untuk jangka panjang. Meskipun SEO membutuhkan waktu yang cukup lama,namun hasil yang diberikan oleh SEO sangatlah bernilai tinggi dibanding SEM.

SEO/SEM?

sem vs seoi

SEO dan SEM menawarkan benefit yang berbeda,SEO menjamin kalian akan berada di peringkat 1 akan tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama namun hasilnya bisa dinikmati jangka panjang. SEM sendiri menawarkan website anda berada di peringkat 1 dengan cepat akan tetapi anda harus membayar kepada Google dan hasil yang dinikmati juga jangka pendek.

Pilihan ada di tangan kalian untuk menentukan apa metode yang akan kalian gunakan,tentunya setiap usaha memiliki kebutuhan yang berbeda-beda dan sebaiknya tentukan mana yang paling cocok dengan model usaha kalian. Lebih baik lagi jika menyeimbangkan kemampuan dari kedua metode tersebut untuk bisa memberikan hasil yang optimal bagi usaha kalian.