Kesalahan Dalam Riset Keyword SEO

SEO beresiko tinggi untuk mengalami kegagalan. Terutama jika dilakukan oleh pemula dalam SEO. Dan yang paling sering menjadi faktor kegagalan strategi SEO adalah karena tidak melakukan riset keyword atau penelitian kata kunci. Seperti yang sudah disebutkan pada artikel sebelumnya tentang cara penerapan SEO untuk pemula. Penelitian kata kunci yang tepat adalah praktik mendasar dalam optimasi mesin pencari. Dan harus dilakukan pada langkah pertama dalam penerapan SEO.

Apa itu riset keyword?

Riset keyword atau penelitian kata kunci adalah proses di mana Anda meneliti apa saja pencarian populer yang diketik orang ke mesin pencari yang berhubungan dengan bisnis Anda. Proses penelitian kata kunci membutuhkan pemilihan topik yang tepat untuk konten Anda. Dan hanya berfokus pada serangkaian kata kunci bertarget saja. Kemudian memasukkannya secara strategis ke dalam konten Anda. Sehingga konten Anda muncul lebih tinggi di halaman mesin pencari dengan kata kunci tersebut. Yang terpenting dari hasil riset keyword atau kata kunci adalah keselarasan kata kunci dengan konten. Google sangat tidak menyukai konten yang isinya tidak sesuai dengan kata kunci yang dimunculkan.

Yang terpenting dari hasil riset keyword atau kata kunci adalah keselarasan kata kunci dengan konten.

Yang perlu diperhatikan

Pencarian kata kunci yang tepat bisa menjadi hal yang sulit. Bahkan banyak yang menghabiskan waktu saat penerapan SEO mereka pada bagian ini saja. Namun akan menjadi mudah jika kita mengetahui beberapa poin penting dalam pencarian keyword. Antara lain:

  • Tentukan keyword utama Anda.
  • Perluas keyword tambahan berdasarkan keyword utama.
  • Perhatikan siapa saja kompetitor Anda.
  • Lihat dan amati kata kunci kompetitor Anda.
  • Fokus pada kata kunci yang populer.
  • Jika website masih baru usahakan pilih kata kunci yang persaingannya rendah.

Jika sudah menguasai poin-poin diatas maka proses riset keyword akan semakin cepat dan tepat. Fokus pada poin-poin diatas menjadi sangat penting untuk proses riset. Strategi penerapan kata kunci biasanya tidak sama bagi perusahaan besar dengan perusahaan kecil. Namun tujuannya tetap satu yaitu menaikkan peringkat di halaman mesin pencari.

Pencarian kata kunci yang tepat bisa menjadi hal yang sulit. Bahkan banyak yang menghabiskan waktu saat penerapan SEO mereka pada bagian ini saja.

Kesalahan dalam riset keyword

Sebenarnya kesalahan utama dalam riset keyword adalah karena salah dalam menilai suatu keyword. Banyak yang menganggap keyword adalah kata biasa. Padahal setiap keyword akan berbeda-beda nilainya bagi masing-masing jenis website. Berikut kesalahan yang sering terjadi:

Tidak memperhatikan maksud dan tujuan keyword

Sudah disinggung diatas bahwa banyak yang tidak memperhatikan maksud dan tujuan sebuah keyword. Keyword yang dimasukkan di halaman mesin pencari akan menampilkan hasil yang berbeda-beda tergantung maksud dan tujuan yang diperkirakan mesin pencari. Contohnya “cara membuat website cepat”, ketika ada yang memasukkan keyword ini di Google maka yang akan ditampilkan adalah website yang berisi panduan atau tips cara membuat website dalam sehari, membuat website dari awal atau cara membuat website sendiri. Jika maksud kita sebenarnya adalah untuk mencari cara membuat speed website cepat maka keyword ini salah. Karena Google menganggap orang bermaksud ingin mengetahui cara membuat website dengan cepat bukan membuat speed atau loadingnya cepat.

Keyword yang tidak tepat sasaran

Tujuan utama SEO adalah untuk mendatangkan pengunjung sebanyak-banyak. Namun bagi sebagian website pengunjung yang banyak saja belum cukup untuk meningkatkan penjualan. Terutama website bisnis yang menjadikan websitenya sebagai sarana marketing utama. Yang terbaik untuk website jenis ini adalah trafik pengunjung sedang namun tepat sasaran. Yaitu pengunjung yang berniat untuk membeli atau menggunakan produk kita. Terutama untuk website baru yang masih belum mendapat peringkat Google. Untuk website besar mungkin tidak sulit untuk mendatangkan pengunjung banyak menggunakan keyword yang volume dan persaingannya tinggi. Apalagi jika keyword tentang barang yang populer seperti handphone merk tertentu misalnya “jual redmi note 8 murah” maka Google akan menampilkan deretan e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak atau Shopee terlebih dahulu. Akan semakin sulit bagi website lain untuk dilihat apalagi sampai diklik.

Terlalu fokus pada keyword ‘jualan’

Bukankah disarankan untuk mencari pengunjung yang tepat agar meningkatkan penjualan? Betul tapi tidak juga seluruh isi dari konten website tersebut tentang produk yang ditawarkan. Karena tujuan utama orang menggunakan mesin pencari adalah untuk mendapatkan informasi. Hanya sebagian kecil yang tujuan walnymemang membeli sesuatu. Karena itu menjaring pengunjung untuk mengunjungi website dan meyakinkan mereka agar membeli produk baik langsung maupun tidak langsung adalah tujuan SEO. Karena saling berhubungan maka semua elemen harus terpenuhi mulai dari konten yang berkualitas, design website yang bagus dan juga keyword yang tepat.

Tujuan utama SEO adalah untuk mendatangkan pengunjung sebanyak-banyak. Namun bagi sebagian website pengunjung yang banyak saja belum cukup untuk meningkatkan penjualan.

Bagaimana solusinya?

Gunakan tool keyword

Gunakanlah keyword tools yang banyak tersedia di internet. Seperti Keyword Planner, keywordtool.io, wordstream.com, wordtracker.com dan yang sejenis lainnya. Namun untuk mendapatkan hasil lebih lengkap dan maksimal sebaiknya upgrade layanannya menjadi pro dengan membayar langganan bulanan. Perlu diperhatikan juga bahwa walaupun menggunakan keyword tool dapat membuat proses pencarian keyword menjadi cepat dan tepat namun jika caranya salah maka akan berujung kegagalan juga. Tips penting untuk menggunakan tool keyword adalah jadikan Google Keyword Planner tool terakhir untuk riset. Sebaiknya mencari dahulu di keywordtool.io atau yang lain. Kenapa? karena Google Keyword Planner sebenarnya bukan tool untuk riset tapi tool untuk Google Ads. Maka keyword yang ditampilkan kebanyakan seragam dan kurang variasi. Untuk itu lebih baik mencari variasi keyword menggunakan tool lain dahulu baru gunakan Google Keyword Planner untuk melihat data persaingan atau volume pencarian.

Lakukan riset terhadap kompetior

Setelah mendapat keyword yang tepat sebaiknya lakukan juga analisa dan riset terhadap kompetitor. Dari tahap ini kita bisa lihat bagaimana keyword tersebut dapat menyamai atau mengungguli kompetitor. Bisa menggunakan tool bisa juga dengan mengecek langsung konten-konten mereka. Mengecek langsung akan mendapatkan analisa yang lebih tepat. Tolak ukurnya adalah memperhatikan konten mereka. Jika konten yang ditampilkan tidak terlalu bagus namun masuk menjadi peringkat #1 maka persaingannya mudah. Anda tinggal membuat konten yang lebih baik maka akan cepat naik peringkat. Karena Goole akan mendahulukan konten yang paling relevan dan berkualitas. Sekalipun saingannya adalah wikipedia.

Terapkan kedalam konten Anda secara strategis

Ini adalah yang terpenting dari semuanya. Percuma jika sudah riset keyword berhari-hari tapi penerapannya tidak tepat. Setelah mendapatkan beberapa keyword maka prioritaskan yang volumenya besar dan persaingannya rendah. Sertakan keyword dalam konten minimal pada Judul, Url dan backlink (jika ada). Tidak perlu mengulang terlalu banyak karena sekarang Google sudah pintar dalam memahami konten. Buat konten yang berkualitas dan menarik. Konten disini tidak hanya berupa artikel. Orang yang memasukkan keyword “beli motor murah” tidak butuh artikel tentang motor. Tapi butuh website yang menampilkan berbagai pilihan motor yang dijual seperti misalnya OLX. Konten yang ditampilkan OLX bukan artikel tapi hanya listing motor yang dijual beserta keterangannya. Ini yang akan di pilih oleh orang tadi daripada website yang berisi artikel.

Penutup

Semoga artikel tentang kesalahan dalam riset keyword SEO ini dapat berguna bagi Anda. Jika ternyata Anda masih bingung untuk menentukan kata kunci yang tepat, silahkan menghubungi Jasa SEO Evan Digital. Team SEO expert kami siap untuk membantu Anda. Salam sukses.